Reach The Dream

Assalamu’alaikum wr wb ..

Lama tak menjamah blog ini .. dua tahun atau empat tahun entah ku lupakan .. di balik semua itu aku bersyukur masih diberi ingatan untuk membuka pintu blog ini dan mengisi ruangan blog ini dengan tulisan baruku ini .. alhamdulillaah ..

sekitar 24 tahun yang lalu aku menghirup nafas pertama di dunia ini dalam keadaan tak berbalut sehelai kain pun dan tak mengingat satu memori pun tentang kehidupan sebelumnya .. apa yang terjadi dengan diriku sebelum nyawa dan jiwa ini dihembuskan ke dalam rahim seorang ibu maupun yang terjadi ketika aku di dalam rahim ibu .. semua itu adalah The Lost Memories dan tak satu pun manusia mengingatnya .. andai setiap manusia mengingatnya , dunia ini pasti penuh dengan keindahan .. satu ilmu yang aku peroleh selama hidup ini adalah kita memilih untuk hidup di dunia fana ini dan Allah Yang Maha Memberi mengabulkan pilihan kita .. maka dimulailah perjalanan hidup seorang insan ..

dimulai dengan memori kosongnya ia belajar dan terus belajar hingga akhirnya ia bisa memilih jalan hidupnya sendiri .. bersyukurlah kita yang belajar bersama kedua orang tua kita , masih dibimbing dan diarahkan untuk melangkahkan kaki di jalan yang penuh dengan kebaikan .. di luar sana tak sedikit manusia yang menghirup nafas pertamanya tanpa disambut senyum hangat oleh salah satu atau bahkan kedua orang tuanya .. ia harus belajar dari nol tanpa pelukan hangat dari kedua orang tuanya .. sesungguhnya Allah Maha Adil .. dibalik setiap ujian hidup ini pasti Allah menyiapkan bingkisan indah jika kita mau untuk melangkah dengan keikhlasan ..

ingatkah kita kita lahir dalam keadaan baik-baik aja .. dua tangan dua kaki lima panca indera , semuanya berfungsi dengan normal .. sungguh semua itu adalah anugerah yang tak ternilai harganya dari Allah .. mata ini bisa kita gunakan untuk melihat betapa besarnya dunia ini .. matahari yang begitu besarnya memiliki pencipta .. lantas seberapa besar Sang Pencipta ? sungguh Allah Maha Besar .. mata ini pun bisa kita gunakan untuk melihat betapa kecilnya kita .. jika dianalogikan , andai sebuah meteorit yang hanya sebesar pulau Jawa menghantam bumi , apa yang bisa dilakukan oleh satu milyar manusia di bumi ini ? kita hanya bisa menyaksikan bumi ini terhantam dan menunggu kehancurannya .. mata ini bisa kita gunakan untuk melihat seantero jagad raya ini , melihat betapa beruntungnya hidup kita .. jika kita mau membuka mata , sungguh kekuasaan yang selalu kita kejar , harta yang selalu kita inginkan , semua itu tak ada nilainya jika kita lahir dalam keadaan yang tak sempurna , semua itu tak bisa menggantikannya .. nikmat mana lagi yang akan kita ingkari ??

beberapa tahun kemudian insan yang lahir tanpa memori itu pun menginjakkan kaki di bangku sekolah dasar .. ya kenapa dinamakan sekolah dasar ? karna di sanalah ia diberi ilmu-ilmu dasar tentang dunia ini tentang hidup ini sehingga kemudian ia bisa memilih tinta apa yang akan ia tuangkan ke dalam novel hidupnya sendiri .. suatu ketika seorang guru menanyakan sesuatu kepadanya .. “apa cita-citamu, wahai muridku?” .. ia mampu menjawab dengan lantang pertanyaan itu , bukan malah diam dan bingung .. ada beberapa jawaban yang muncul dari bibirnya “aku ingin jadi dokter…ingin jadi presiden…ingin jadi polisi…ingin jadi pilot…dan lain sebagainya” .. waktu terus berlalu hingga akhirnya ia menginjak ke sekolah menengah atas .. suatu hari seorang guru bertanya padanya .. “apa cita-citamu, wahai muridku?” .. kata-kata lantang saat sekolah dasar tak muncul lagi dari bibirnya .. ia mulai berpikir sebelum menjawab .. bahkan tak sedikit yang kemudian hanya diam membisu tanpa muncul sepatah kata pun dari bibirnya .. lantas apa makna jawaban lantang yang ia utarakan saat sekolah dasar ? bukan tanpa makna , ketika sekolah dasar ia mampu berimajinasi dan berangan-angan , imajinasi itu tumbuh dari ilmu-ilmu dasar yang ia peroleh , layaknya anak-anak pada umumnya ia mengutarakan dengan percaya diri dan lantang apa yang sepintas ada di benak kepalanya tanpa pikir panjang .. itulah nilai dari sekolah dasar , otak kita mampu menampilkan imajinasi-imajinasi yang tak terbatas .. dari sanalah ia berkembang dan mampu berpikir lebih jauh .. ketika ia SMA , tak sedikit dari jawaban-jawaban SD nya yang kemudian berubah haluan .. namun tak bisa dipungkiri pula , beberapa jawaban SD yang ia utarakan kemudian menjadi kenyataan di masa depannya .. saat ini ia lebih dewasa dan lebih mengenal dirinya sendiri .. ia mampu berpikir dan mempertimbangkan tinta mana yang akan ia pilih untuk ia tuang ke dalam novel hidupnya .. begitu pula ketika ia duduk di bangku kuliah .. ia akan memperoleh jati dirinya .. sampai akhirnya ia mampu menjawab pertanyaan “apa cita-citamu, wahai muridku?” dengan lantang lagi seperti ketika ia menjawabnya di sekolah dasar .

saat ini ia sudah mengerti .. pertanyaan “apa cita-citamu?” tak bisa berdiri sendiri .. seperti layaknya sepasang kekasih , ada pasangan yang menemaninya , munculah pertanyaan kedua yang harus berdiri di samping pertanyaan itu .. pertanyaan itu adalah “apa yang membuatmu bahagia?” ..

apalah arti menjadi seorang pemimpin namun yang dipimpin sengsara ? apalah arti memiliki harta namun tak digunakan untuk membantu sesama ? apalah arti kekuasaan yang hanya membawa sengsara ? apalah arti hidup ini jika lupa akan Sang Pencipta ?

lagi-lagi mata kita berfungsi .. lihatlah pemimpin-pemimpin negeri ini , bukankah menjadi pemimpin adalah cita-cita mereka yang sudah mereka capai ? namun apakah mereka bahagia ? jika mereka memang benar-benar bahagia , mereka tak akan haus harta dan kekayaan, mereka tak akan merasa kurang .. ah lelah selalu mencibir mereka ..

bahagia beda maknanya dengan senang .. ketika ia masih sekolah dasar ia hanya memikirkan kesenangan , ia belum begitu mengerti akan makna dari sebuah kebahagiaan.. bahagia ada di dalam hati , bahagia muncul juga dari hati .. banyak hal yang membuat hati ini bahagia , namun kebahagiaan itu tak lepas dari Sang Pencipta .. ia sadar tak mungkin ia bahagia tanpa mengingat Sang Kuasa , karna hati ini ada penciptanya , jika yang menciptakan tak merawat hati ini tak mungkin ia akan bahagia .. sungguh Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang .. bukankah itu adalah ayat pertama dalam surat pembuka dalam Al-Qur’an ? kenapa ayat pertama dalam surat pertama bukan bermakna Allah Maha Adil atau Allah Maha Besar ? sesungguhnya Allah menyimpan rahasia-Nya ..

saat ini insan yang lahir tanpa memori ini , yang lahir dalam keadaan telanjang ini , yang lahir tanpa dosa ini akan menjawab dua pertanyaan tadi dengan “aku akan menjadi orang sukses , dengan kesuksesan itu aku akan bermanfaat bagi keluarga dan berbagi dengan sesama , aku akan selalu bersyukur kepada Allah atas hidup ini , dengan semua itulah aku bahagia” ..

akhir kata.. penulis akan menanyakan dua buah pertanyaan kepada pembaca..

APA CITA-CITAMU? APA YANG MEMBUATMU BAHAGIA?

silakan meninggalkan comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s