Manfaatkan Apa yang Kita Punya, Sebelum Kita Dimanfaatkan Apa yang Belum atau Tidak Kita Punya

apa sih yg kita punya? harta? jabatan? gelar? kecerdasan? otak encer? teman? sahabat? keluarga? kejeniusan? keterampilan? waktu? kalo pun kita memiliki semua itu lalu apa yg mau kita lakukan? berfoya-foya? berlaku sewenang-wenang?

yaa, warna warni pertanyaan di atas adalah pembuka tulisan saya kali sekarang .. kenapa harus dengan pertanyaan bukan pernyataan? soalnya, suku kata “ta” maunya nongkrong di depan suku kata “nya” jadinya harus pertanyaan , penulis cuma mengalah sama kemauan si “ta” itu , dari pada berantem malah tulisan ini penuh dengan senjata dapur dan senjata bengkel hehe ..

manfaatkan apa yg kita punya .. kita punya harta , apa yg akan kita gunakan dengan harta itu adalah apa yg ada dalam keinginan kita .. kita ingin punya mobil mewah bagus harganya bermilyar-milyar , wuihh keren , sampe banyak orang takjub .. kalo suatu saat mobil itu , yg kita beli , saat diparkir di pinggir jalan dilindes trek karna supirnya ngantuk lalu kita menangis dan marah-marah toh mobilnya tetep aja udah jadi rongsokan .. begitu cepat harta itu menjadi tak berharga dan tak bernilai .. muncul kasus lain di permukaan , gimana kalo punya harta Rp 1000,00 rupiah ? itu kan ga ada harganya di mata manusia , bener ga nih ? .. tapi seribu rupiah itu begitu sangat berharganya bagi orang yg menyedekahkan dan harta yg sedikit itu bernilai besar bagi Sang Maha Pemberi .. nongol transkip lain , kita ga punya harta .. terus kita mencuri dan berkecimpung di dunia yg tak halal cuma demi memperharta diri .. eh , ga taunya kita sudah dimanfaatkan oleh apa yg belum kita miliki ..

kita punya jabatan , mau kita pake buat apa nih jabatan ? melindungi sesama atau malah mengubur hidup-hidup orang lain ? memang terkadang memiliki jabatan tinggi adalah cobaan yg sangat berat .. kalo gitu mari kita junjung sama-sama biar ringan haha .. atau dibagi-bagi aja jabatannya pasti dari yg berat jadi ringan .. begitu banyak orang ingin menjabat , cuma demi ingin dipandang dan mendapat sanjungan orang , tapi akhirnyaaa… hmm armageddon tak lama lagi menjadi kenyataan .. coba kita lihat seseorang yg memiliki jabatan tertinggi suatu negara , presiden , yaitu Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad .. dia memiliki jabatan yg sangat tinggi , tapi sangat rendah hati , hidup sederhana walau kekayaannya juga tak sedikit .. ada lagi , Sang Penakluk Konstantinopel sultan Turki Ustmani , Sultan Muhammad Al-Fatih , bukankah jabatan sultan sangatlah tinggi ? dia sangat hebat , pilih tanding , banyak kawan dan lawan kagum karna kejayaan yg diraihnya , namun dia juga seorang hamba , hamba yg tawadhu’ yg tak pernah meninggalkan sholat lima waktu , tahajud , dan rawatib sejak dia baligh sampe waktu memisahkan dia dengan dunia ini .. tragedi yg mahsyur di jaman ini lagi-lagi mengerikan , karna ga punya jabatan , kita membuat surat-surat palsu , mengeluarkan berkarung-karung uang untuk menyogok si pemberi jabatan .. eh , ga taunya kita sudah dimanfaatkan oleh apa yg belum kita miliki ..

kita memiliki teman , sahabat , keluarga yg semuanya baik hati , bukankah itu sesuatu yg sangat membahagiakan ? perputaran waktu mengubah segalanya .. saat ini teman jadi bahan perselisihan , sahabat jadi bahan dapur yg digunakan untuk membuat sop daging ayam yg terus sopnya dimakan sendiri , keluarga jadi bahan cemoohan dan aib pun menyebar kemana-mana .. astaghfirullah , dimana hati kita sobat ? bukankah teman , sahabat , dan keluarga yg baik adalah pemberian Sang Maha Pemurah yg sangat tak tertandingi nilainya buat kita ? tapi tetesan air mata harus terus mengalir dengan kenyataan yg ada .. flash back mari kita coba , di jaman Rasulullah yg masih sarat dengan keterbatasan teknologi , mereka makan sama-sama , sedikit dinikmati , banyak dinikmati , sama-sama dan penuh keikhlasan , mereka perang sama-sama dengan tujuan yg sama .. apa daya manusia kecil ini hanya bisa berlayar di tengah lautan dikelilingi kapal-kapal besar yg saling melontarkan mesiu satu sama lain .. eh , ga taunya kita sudah dimanfaatkan oleh apa yg belum kita miliki ..

kita punya kecerdasan , kejeniusan , otak encer , dan keterampilan .. wahh , alhamdulillah sekali ya .. dengan itu baju yg kita miliki ga cuma terbalut dari kulit binatang lagi hehe , nerbitin buku ga pake tulis tangan sendiri , berbagi cerita ga lagi lewat surat merpati jadi bisa ngeblog gini haha , plesir ga harus jalan kaki dari Jogja ke Pantai Pangandaran , bisa terbang ke sana sini jadi ga usah nunggang kuda terbang atau burung rajawali lagi , bisa liat aneka ragam marga satwa tanpa pergi ke hutan , duduk ga harus lesehan terus , nyimpen uang ga di bawah kasur dan bantal lagi karna bisa dicolong sama mahkluk gaib hehe , ngobrol ga harus pake bertamu dulu , dan sebagainya silakan ditelaah sendiri .. disamping hal-hal yg menakjubkan dan membuat mata berbiner-biner tadi , masih banyak hal yg bertolak belakang dan jauh dari harapan .. kecerdasan , kejeniusan , otak encer , dan keterampilan disimpangkan dan digunakan untuk membunuh dan melukai hati manusia , konspirasi dimana-mana , nuklir jadi masalah , senjata api meletus bak kembang api , semuanya menyayat ketentraman hati .. eh , ga taunya kita sudah dimanfaatkan oleh apa yg belum kita miliki ..

satu hal yg ga bisa dipungkiri lagi , setiap orang punya waktu .. kita punya waktu untuk bekerja , kita punya waktu untuk belajar , kita punya waktu untuk bercanda gurau bersama sahabat , kita punya waktu untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah yg begitu bejibun , kita punya waktu untuk merasakan memiliki harta jabatan kepandaian sahabat , kita punya waktu untuk beribadah , kita punya waktu untuk hidup .. bukankah itu semua berharga dan sangat bernilai ? yaa , waktu itu adalah rizki yg sangat luar biasa .. bayangkan bila kita tak punya waktu , apa yg bisa kita lakukan ? kita punya waktu untuk bercengkerama bersama keluarga , masya Allah indah sekali .. tapi waktu setiap saat bisa menjadi musuh paling dahsyat untuk kita , kita punya waktu untuk melakukan maksiat , apa yg bakal terjadi jika Sang Pencipta tak menolong kita ? hal – hal yg tak diinginkan semua makhluk pun menjadi kenyataan .. eh , ga taunya kita sudah dimanfaatkan oleh apa yg belum kita miliki ..

mari kita ganti haluan ke suatu tempat yg penuh canda dan tawa untuk merefreshkan kepenatan otak .. kita punya kursi , sebaiknya kita gunakan untuk duduk bukan untuk berdiri apa lagi jongkok , jongkok kan bisa di atas gendeng (kamar mandinya tembus dari gendeng sampe lantai haha) .. kita punya meja makan , alangkah benarnya jika kita gunakan untuk makan bukan buat jongkok , jongkok kan bisa di atas panggung (kamar mandinya di rumah, closednya di atas panggung hihi filosofis banget) tapi ngeri meja makan buat makan , orang pake cetok aja udah kegedean apalagi makan pake meja makan (brasa mulutnya selebar ruang rapat hehe) .. kita punya stik drum , pasti necis kalo buat nabuh drum , yg ngeri itu stik drum buat utik-utik upil (lama-lama lubang hidung selebar lubang closed haha.. maafkan hal yg sedikit jorok ini) .. kita punya kertas , alangkan bergunanya kalo kita manfaatkan untuk ditulisi bukan untuk bahan bakar (kertas dimasukin ke tangki bensin , knalpotnya kentut yg kluar lukisan da vinci code hahaha) .. kita punya kandang burung , yaa dimanfaatkan buat ngandangin burung dong bukan buat ngandangin buaya , ntar dari rumah Pak RT keluarlah rombongan jihad FPB (front pemangsa buaya) huehehe .. yaapp , cukuplah kita bernostalgia , mari kembali ke tema , temanya topikala cuba yaitu si topik-topik upil (lhoh mulai dah nongkrong di angkringan Make Or A Waras hehe) maksudnya kembali ke tema sesuai joedoel di atas ..

kita punya semua hal di atas , harta jabatan gelar kecerdasan otak encer teman sahabat keluarga kejeniusan keterampilan waktu , masih mau kah kita lupa bersyukur ? kita mungkin memiliki semua hal di atas , tapi kita melupakan dan belum memiliki satu hal yg paling penting yaitu , rasa syukur .. semua hal di atas akan menjadi genap jika kita tutup dengan terus bersyukur atas semua hal yg kita miliki ini .. bersyukur memiliki musuh berkufur , berkufur ujungnya rasa sombong .. apakah kita sebagai makhluk yg belum tau seluruh isi dan apa yg ada di alam semesta ini pantas untuk sombong ? betapa brengsek dan biadapnya kita ! semoga kita menjadi hamba yg senantiasa ikhlas untuk bersyukur🙂

~bersyukur itu nikmat~

One response to “Manfaatkan Apa yang Kita Punya, Sebelum Kita Dimanfaatkan Apa yang Belum atau Tidak Kita Punya

silakan meninggalkan comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s