ANDAI

“ANDAI” , ya , andai-lah yg aku pilih untuk mengisi kelanjutan blog-ku yg sepi dan tak terawat ini .. bahkan mungkin tak ada yg mampir untuk membaca tulisan – tulisan yg sama sekali tidak bermanfaat untuk para pembaca .. tp aku tekadkan untuk tetap mempertahankan eksistensi blog keduaku di dunia maya ini , ya di wordpress .. untuk apa? hanya untuk menumpahkan berbagai ide dan kotoran – kotoran di kepala agar cahaya terang bisa muncul mewarnai lagi kehidupan dunia yg makin ‘mengerikan’ ini..

“ANDAI” adalah sebuah kata yg pasti sering kita ucapkan di saat kita berangan – angan , waktu kita masih kecil saat kita memiliki cita – cita yg unik , kata “andai” akan sering muncul dari bibir anak – anak yg sedang mendambakan dirinya akan suatu fantasi cita – cita yg menawan .. “andai aku seorang pilot , aku akan membawa terbang para penumpang ke tempat yg indah” , “andai aku seorang guru , aku akan mengajarkan anak – anakku dengan penuh kasih sayang dan membimbing mereka agar mereka jadi insan – insan yg baik dan selalu bersyukur” , “andai aku jadi presiden , negaraku pasti damai tentram aman dan sejahtera” , “andai aku seorang superman , akan aku tolong semua orang di bumi ini yg membutuhkan bantuan” , “andai , andai , andai , dan andai…” itulah contoh dan makna dari kata andai .. andai bukan sesuatu yg tidak mungkin terjadi , sebab andai adalah sebuah angan – angan yg juga bisa jadi sebuah cita – cita dan doa .. dan alangkah menariknya kalo andai itu menjadi sebuah kenyataan .. pasti kita menjadi orang yg bahagia , sebab andai telah menjadi nyata , sebab andai sudah hadir di samping kita , sebab andai tak lagi sebuah mimpi dan angan – angan , sebab andai telah menjadi sahabat kita saat ini , yg mewarnai dan meramaikan kehidupan bagai bermain di pantai hawai nan sejuk nan asri , sebab andai telah menjadi cita – cita yg nyata dan andai itu telah digapainya ..

itulah ilustrasi kata “ANDAI” dalam makna positif yg selalu optimis .. nah , gmn kalo andai ini jadi sesuatu yg negatif dan psimistis ? bukan cuma daun yg runtuh dari pohonnya , tapi hidup terasa hancur bagai terlindas sekumpulan banteng buas .. setiap kehidupan pasti berawal dari sebuah kelahiran , mungkin ini sebuah perumpamaan yg bisa disejajarkan dengan kata andai .. setiap andai pasti berawal dari sebuah alasan .. andai yg positif dan optimis lahir dari alasan – alasan yg membangun , memperbaiki , dan berkontribusi positif .. sama dengan suatu pepatah dari pahlawan pendidikan kita , Ki Hajar Dewantoro , masih cocok dan pantas untuk kehidupan kita saat ini , yaitu: ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karso, tut wuri handayani , dari sanalah andai itu muncul dan lahir .. andai inilah yg akan membawa suatu keadaan menjadi lebih baik dan membangun tatanan kehidupan yg baik pula ..

di keadaan yg bertolak 180 derajat , gimana sama andai yg negatif dan psimistis ? andai ini yg akan menjadi crusher atau penghancur bagi kehidupan seseorang .. kok bisa ? kok ngeri ? kok bisa sesadis itu ? yaa , kenapa harus tidak ? memang itulah kenyataannya .. ada beberapa contoh untuk andai yg bersifat membunuh ini .. pertama , “andai aja waktu bisa diputar dan aku bisa kembali di saat ‘itu’ mungkin aku bisa jadi lebih baik saat ini” , inilah andai yg muncul dari kata – kata seseorang yg bisa membunuh orang itu .. psimis , negatif , depresif , itulah andai ini dimaknai .. waktu memang selalu berjalan , ia tak akan pernah memandang ke belakang apalagi berjalan mundur , begitulah waktu , tegas disiplin dan keras !! waktu itu bukan pembunuh , waktu jg bukan perampok , namun waktu itu tak pilih kasih , setiap insan dapat perlakuan yg sama dari waktu , setiap insan pun dapet waktu yg sama sehari 24 jam seminggu 7 hari sebulan 4 minggu setahun 12 bulan .. tapi manusia itulah yg pembunuh dan perampok .. membunuh dan merampok dirinya sendiri dengan waktu yg terbuang sia – sia , bukan membunuh dan merampok waktu , sebab waktu tak akan pernah terbunuh dan tersakiti .. muncul perlawanan dari andai , “andai aku bisa mengimbangi waktu” , kemudian muncul sebuah jawaban dari andai ini “aku pasti bisa!” .. kedua , “andai aku masih mau menunggu , mungkin aku bisa bersamanya saat ini” , inilah andai yg muncul sebagai realita kehidupan remaja dan anak muda saat ini , sebuah percintaan .. andai ini kerap kita tatap mukai , kerap kita temui sebagai sosok insan dalam masa muda .. andai ini bisa menghancurkan dan membunuh insan yg tak mampu menghadapi kenyataan dengan lapang dada , pada akhirnya depresi dan bunuh diri , sungguh ironis memang .. namun sudikah kita hidup hanya untuk depresi dan bunuh diri ? untuk apa hidup kalo cuma berakhir dengan bunuh diri , tak berujung dan tak bermakna sama sekali .. begitulah dunia , penuh dengan kesengsaraan , namun maukah kita menjadi orang yg sengsara ? menunggu bukan sesuatu yg sulit , tapi menunggu adalah sebuah pilihan bagi setiap insan .. seperti pepatah , siapa yg sabar akan mendapat kebahagiaan kemudian hari kelak .. mununggu itu sejajar dengan sabar .. lalu apakah kita sudah termasuk sosok yg memiliki rasa sabar ? mari kita sama – sama introspeksi .. bicara soal percintaan , aku bukan seorang ahli cinta tapi aku memiliki anggapan cinta adalah anugerah dari ALLAH SWT , cinta adalah sebuah pemberian yg luar biasa dari Sang Pencipta Yang Maha Agung yang mencintai hamba – hambanya , maka dari itulah Dia menciptakan rasa cinta .. alangkah indahnya hidup ini bila penuh dengan rasa cinta .. ketiga , “andai aku ga sebodoh ini, mungkin…” , menurutku ga ada insan yg bodoh di bumi ini , yg ada mungkin ‘careless’ atau ceroboh .. mungkin andai yg negatif dan psimis adalah bentuk dari rasa tidak bisa menerima keadaan saat ini , bisa dibilang ‘sekarang’ adalah penyakit buatnya yg akan memunculkan pikiran untuk kembali ke masa lalu .. sungguh drama yg ironis memang .. pada akhirnya muncul sebuah surat yg berisi “relakah realita mengubur masa depanmu yg cerah?” .. di sini muncul kesimpulan pertama , andai yg bersifat positif dan optimis bisa dibilang adalah angan – angan masa depan atau cita – cita dan bisa memunculkan runtutan rencana dan langkah demi menggapainya .. kedua , andai yg bersifat negatif dan psimis bisa dikatakan suatu bentuk kekecewaan masa lalu dan rasa ketidakmampuan untuk menerima keadaan yg sedang dihadapi dan bisa membutakan hati serta mata seseorang ..

kalo kita resapi dan hayati , kata andai yg positif dan optimis tak akan pernah terwujud menjadi nyata tanpa adanya ‘sesuatu’ dan keyakinan .. dari sinilah muncul 2 buah pertanyaan ,
1. “ANDAI” mana yg akan kita pilih , yg positif dan optimis atau yg negatif dan psimis atau malah dua – duanya?
2. bagaimana kita menyikapi “ANDAI” itu?

perlu diingat , ini hanyalah opini dari penulis , coretan yg terbatas ini hanyalah pendapat dan pandangan penulis , kalo para pembaca memiliki opini atau pendapat berbeda silakan diutarakan dan dipertahankan kalo itu baik dan benar , tiap insan punya otak masing – masing dan berapa persen dari kapasitas otak itu mereka bisa memanfaatkannya , dari situlah muncul berbagai macam pendapat dan alasan .. oh ya , penulis juga tidak mengajarkan pada para pembaca untuk suka berandai – andai lhoo yaa , berandai – andai yg berlebihan fatalnya bisa membuat gila dan lupa diri ( menurut saya ) nanti jadi andai – andai man bukan andai – andai lumut hahaha

4 responses to “ANDAI

silakan meninggalkan comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s